Sudahkah Konservasi Kampusku?
31 Oktober 10
Menurut om wikipedia, konservasi adalah adalah pelestarian atau perlindungan. Secara harfiah, konservasi berasal dari bahasa Inggris, (en)Conservation yang artinya pelestarian atau perlindungan.
Sedangkan menurut ilmu lingkungan, Konservasi adalah :
- Upaya efisiensi dari penggunaan energi, produksi, transmisi, atau distribusi yang berakibat pada pengurangan konsumsi energi di lain pihak menyediakan jasa yang sama tingkatannya.
- Upaya perlindungan dan pengelolaan yang hati-hati terhadap lingkungan dan sumber daya alam
- Pengelolaan terhadap kuantitas tertentu yang stabil sepanjang reaksi kimia atau transformasi fisik.
- Upaya suaka dan perlindungan jangka panjang terhadap lingkungan
- Suatu keyakinan bahwa habitat alami dari suatu wilayah dapat dikelola, sementara keaneka-ragaman genetik dari spesies dapat berlangsung dengan mempertahankan lingkungan alaminya.

Deklarasi UNNES sebagai Universitas Konservasi telah 8 bulan yang lalu tepatnya 12 Maret 2010 dengan mengundang Menteri Pedidikan RI. Nah, dari pengertian di atas setidaknya saya memberikan sedikit penilaian tentang “kekonservasian” UNNES.
- Sepeda untuk beberapa mahasiswa.
Yups ini merupakan satu langkah yang selaras dengan misi konservasi. Dimana-mana di bangun selter sepeda dan memang menambah kesan indah dan unik namun sejauh mata memandang ndak ada sepeda terparkir disitu.
- Masuk kampus hijau nan sejuk.
Kayaknya ini memang ruh dari konservasi dilihat dari pengertian pertama, yaitu pelestarian dan perlidungan. Ditambah lagi ada kebun pendidikan, embung, sumur resapan dan beberapa fasilitas hijau. Namun sejuknya kampus tidak lantas membuat gedung-gedung menurunkan AC mereka tuh?
- Paperless Policy
Ini namanya penghematan, dengan adanya beberapa fasilitas yang dimigrasi online membuat penggunaan kertas dapat diminimalisir. Akan lebih baik lagi kalau ijasahpun dibuat digital (hahaha, bayangkan!). Harus ada penelitian mengenai dampak penghematan kertas menjadi pemborosan energi di kampus, bagus mana??
- Pergelaran Wayang dan Budaya
Beberapa kali UNNES mengundang dalang tenar untuk turut serta melestarikan budaya a.k.a konservasi budaya, juga beberapa kegiatan yang digelar oleh mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Seni yang selalu nyentrik. Sekedar usul gimana kalo setiap hari kamis (bertepatan dengan berpakaian batik) setiap karyawan di Unnes menggunakan bahasa jawa untuk pelayanan kepada mahasiswa.
Semoga misi konservasi segera terwujud, dan semua elemen mendukung so tak terhenti hanya sebagai jargon saja. Salam Konservasi !!
Tinggalkan Balasan
Konsep konservasi amat relevan dengan kebutuhan dunia. Terutama menghadapi perubahan iklim. Semoga sukses selalu…